20170408

Pengenalan Algoritma dan Pemrograman

Kita Mulai dari dasar saja, yaitu apa itu Pemrograman?
Mengapa Pemrograman lebih dahulu? Bukan Algoritma?
Sabar sabar.....
Sebenarnya yang manapun duluan itu tidak maasalah, namun untuk saya pribadi, lebih mudah mengerti keduanya ketika di jelasakan Pemrograman dahulu baru Algoritma. So, mengapa kita harus mulai dari yang sulit di mengerti?

Ok kita lanjut,
Jadi apa itu pemrograman?
Kembali saya meminta anda untuk bersabar.
Pertama, saya ingin bertanya terlebih dahulu kepada anda agar nantinya lebih mudah menerima apa yang saya tuliskan di bawahnya. Tidak masalah kita memakai jalan memutar, yang penting jalan tersebut landai dan indah dari pada jalan pintas yang menanjak dan menyeramkan, belum sampai di tujuan, sudah pingsan duluan nanti :D Hehehehhehe Bukankah begitu?

Ok, yang ingin saya tanyakan adalah, Tentunya Anda sudah mengenal apa itu program bukan? Program dalam hal ini tentu saja program komputer dan bukan program pemerintah atau sebuah organisasi :D
Jika sudah, silahkan langsung ke paragraf selanjutnya, jika belum, lanjutkan membaca paragraf ini.
Baik Program adalah sekumpulan instruksi yang "dimasukkan" ke dalam komputer anda yang anda gunakan untuk melaksanakan tugas tertentu, misalkan browser yang anda gunakan adalah sebuah program, yang dalam bahasa komputer lebih dikenal dengan aplikasi atau software.

Setelah tahu apa itu program atau aplikasi, kita siap untuk berkenalan dengan Pemrograman.
Pemrograman adalah kegiatan pembuatan instruksi atau program tersebut.
Lalu, bagaimana menyuruh komputer untuk melaksanakan sesuatu? Seperti memutar musik dengan aplikasi pemutar musik misalnya, apakah cukup dengan mengatakan "Hei komputer, putar musik ini"?. Jawabannya Ya dan Tidak. Kok? Sebenarnya memang kita tinggal mengatakan begitu kepada komputer, tetapi dalam bahasa yang dimengerti oleh komputer, bukan  bahasa kita. Komputer hanya mengerti satu bahasa, yaitu bahasa 0 dan 1, atau bahasa biner.
Kita tidak mengerti bahasa 0 dan 1. Lalu bagaimana?
Disinilah Bahasa Pemrograman berperan. Bahasa Pemrograman adalah perantara bahasa kita dengan bahasa komputer. Untuk menyuruh komputer komputer menampilkan angka dari 1 sampai 10 misalnya, kita tidak perlu mengetahui kombinasi bahasa binernya, tapi cukup tahu bahasa yang lebih mirip bahasa manusia. Misalnya dalam bahasa Pascal, cukup buat perintah
         for i:=1 to 10 do
                 writeln(i);

Ada banyak bahasa pemrograman di dunia ini, salah satunya Pascal seperti yang di contohkan di atas. Lalu ada Bahasa Pemrograman C, C++, C#, Java, JavaScript, HTML, PHP, Perl, Python  dan masih banyak lagi Bahasa Pemrograman yang lain.
Setiap orang menyukai Bahasa Pemrograman yang berbeda-beda. Lalu bagaimana

20110902

Java: Konversi Desimal ke Romawi

Program Java menggunakan Text Pad: Konversi Desimal Ke Romawi

Berikut algoritmanya:
1. setiap kelipatan 1000 diganti dengan 1 M
2. sisanya kalau di atas 900, tambahin CM
3. sisanya kalau diatas limaratus tambahin D
4. sisanya kalau diatas empat ratus tambahin CD
5. sisanya setiap kelipatan seratus tambahin 1 C
6. sisanya kalo diatas 90, tambahin XC
7. sisanya kalau diatas 50 tambahin L
8. sisanya kalau diatas 40 tambahin CL
9. sisanya untuk setiap kelipatan 10 tambahin C
10. sisanya kalau 9 jadiin IX
11. sisanya kalau lebih dari 5, tambahin V
12. sisanya kalau 4 jadiin IV
13. sisanya di ubah jadi I



Jadi saya gunakan if else if
Berikut programnya

import java.io.*;
class Konversi {
public static void main (String args[]) {
try
{
int angka;

do
{

System.out.print (“Masukkan Angka Desimal (1-4000): “);
BufferedReader bfr = new BufferedReader (new InputStreamReader(System.in));
angka = Integer.parseInt(bfr.readLine());

} while (angka < 1 || angka > 4000);

String rom = “”;

do
{

if (angka >= 1000){
angka = angka – 1000;
rom = rom + “M”;
}
else if (angka >= 900){
angka = angka – 900;
rom = rom + “CM”;
}
else if (angka >= 500){
angka = angka – 500;
rom = rom + “D”;
}
else if (angka >= 400){
angka = angka – 400;
rom = rom + “CD”;
}
else if (angka >=100){
angka = angka – 100;
rom = rom + “C”;
}
else if (angka >=90){
angka = angka – 90;
rom = rom + “XC”;
}
else if (angka >=50){
angka = angka – 50;
rom = rom + “L”;
}
else if (angka >=40){
angka = angka – 40;
rom = rom + “XL”;
}
else if (angka >=10){
angka = angka – 10;
rom = rom + “X”;
}
else if (angka >=9){
angka = angka – 9;
rom = rom + “IX”;
}
else if (angka >=5){
angka = angka – 5;
rom = rom + “V”;
}
else if (angka >=4){
angka = angka – 4;
rom = rom + “IV”;
}
else if (angka >=1){
angka = angka – 1;
rom = rom + “I”;
}

} while (angka > 0);

System.out.println(“Angka Romawi: “+ rom);

}
catch (IOException io)
{
System.out.println (“Error: ” + io.getMessage());
}
}
}


sumber: http://forum.kafegaul.com/archive/index.php/t-178063.html

Pengenalan Data Warehouse



Pengertian Data Warehouse dapat bermacam-macam namun mempunyai inti yang sama, seperti pendapat beberapa ahli berikut ini :

Menurut W.H. Inmon dan Richard D.H., data warehouse adalah koleksi data yang mempunyai sifat berorientasi subjek,terintegrasi,time-variant, dan bersifat tetap dari koleksi data dalam mendukung proses pengambilan keputusan management.

Menurut Vidette Poe, data warehouse merupakan database yang bersifat analisis dan read only yang digunakan sebagai fondasi dari sistem penunjang keputusan.

Menurut Paul Lane, data warehouse merupakan database relasional yang didesain lebih kepada query dan analisa dari pada proses transaksi, biasanya mengandung history data dari proses transaksi dan bisa juga data dari sumber lainnya. Data warehouse memisahkan beban kerja analisis dari beban kerja transaksi dan memungkinkan organisasi menggabung/konsolidasi data dari berbagai macam sumber.


Jadi, data warehouse merupakan metode dalam perancangan database, yang menunjang DSS (Decission Support System) dan EIS (Executive Information System). Secara fisik data warehouse adalah database, tapi perancangan data warehouse dan database sangat berbeda. Dalam perancangan database tradisional menggunakan normalisasi, sedangkan pada data warehouse normalisasi bukanlah cara yang terbaik.

Dari definisi-definisi yang dijelaskan tadi, dapat disimpulkan data warehouse adalah database yang saling bereaksi yang dapat digunakan untuk query dan analisisis, bersifat orientasi subjek, terintegrasi, time-variant,tidak berubah yang digunakan untuk membantu para pengambil keputusan.

oleh Irfan Gustiarahman